Browsing articles tagged with "PT Synthesis Karya Pratama Archives - Official Website | Bassura City"

Tahukah Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga?

May 6, 2020   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Tahukah Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga?

Mengelola sampah rumah tangga dengan bijak dapat membantu menyelamatkan lingkungan kita.

Tujuan dari pengelolaan sampah adalah untuk merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan atau bahkan memiliki nilai ekonomi.

Sebelum mengerti cara mengelolanya, kita wajib tahu jenis sampah yang sering dikonsumsi rumah tangga. Ada 2 jenis sampah rumah tangga, yaitu sampah organik dan anorganik.

Sampah organik sering disebut sampah basah yang dapat terurai secara alami. Sampah ini berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi, seperti kulit sayur dan buah, cangkang telur, tulang ikan, tulang ayam, dan sebagainya, sedangkan sampah anorganik sering disebut sampah kering yang tidak mudah membusuk dan sangat susah terurai oleh alam seperti sampah plastik, kardus, kertas, hingga barang elektronik.

 

 

Berikut ini adalah beberapa cara mengelola sampah rumah tangga.

  1. Pisahkan tempat sampah organik & anorganik

Sediakan 2 tempat sampah untuk menampung sampah organik & anorganik.

  1. Ganti alas plastik sampah menjadi koran atau kardus

Saat sampah sudah dipilah dengan benar, maka kita tidak perlu lagi alas plastik. Kita bisa menggunakan koran, kardus, atau bahkan tanpa alas, langsung ke tempat sampahnya.

  1. Ubah sampah organik menjadi pupuk kompos

Cara mengolah sampah rumah tangga berbahan organik yang paling ramah lingkungan adalah menjadikannya kompos untuk berkebun. Kalau tidak suka berkebun, kita tetap bisa menyumbangkan kompos kepada organisasi yang bergerak di bidang perkebunan, nantinya sampah-sampah ini akan lebih bermanfaat.

  1. Mendaur ulang sampah anorganik

Membuat D.I.Y dari barang-barang seperti botol bekas menjadi pot tanaman, kaleng menjadi tempat menyimpan bumbu. Selain itu, kamu juga bisa memilah sampah plastik tertutup seperti botol plastik yang dapat di daur ulang dan sampah plastik terbuka yang jika dihancurkan menjadi biji plastik. Kemudian sampah tersebut diberikan ke bank sampah.

  1. Memberikan sisa minyak jelantah ke instansi pengolahan minyak

Jangan pernah menuangkan minyak ke saluran pembuangan dapur ya. Minyak sisa yang dibuang di wastafel bisa menyumbat pipa saluran air dan yang lebih buruk bisa mencemari saluran air di seluruh kota. Minyak jelantah ini bisa disumbangkan, dengan sebelumnya didinginkan dan diletakkan ke dalam wadah agar menjadi biodiesel yang lebih bersih. Biodiesel adalah bahan bakar nontoksin dan dapat terurai sehingga dapat menggerakkan mesin mobil sekaligus membantu lingkungan. Coba cek salah satu instansi yang mengolah minyak jelantah di belijelantah.com.

  1. Mengelola sampah berbahaya

Jangan membuang barang berbahaya dan mengandung kimia seperti baterai atau tinta printer ke tempat sampah biasa. Sampah yang mengandung kimia sangat berbahaya untuk lingkungan. Pisahkan sampah jenis ini dan bawa langsung ke pusat daur ulang sampah sehingga bisa dikelola dengan cara yang tepat.

  1. Minimalisir konsumsi plastik atau sampah lainnya

Hal gampang yang bisa banget kita lakukan adalah kurangi produksi sampah sebisa mungkin. Misal belanja ke pasar bawa tas belanja sendiri, bawa alat makan atau tempat minum sendiri jika bepergian supaya tidak ada plastik yang terbuang. Karena sampah sekecil apapun akan berdampak besar bagi lingkungan kita.

Masalah sampah kini adalah masalah dunia yang penting untuk segera diatasi. Mengingat sampah yang ada dihasilkan oleh semua orang, maka sebaiknya semua orang juga turut aktif melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Nah, kita juga dapat berperan aktif untuk membantu mengatasi masalah sampah dunia yang dimulai dari rumah kita sendiri.

Berkontribusi terhadap lingkungan bisa dimulai dari lingkungan tempat tinggal kita. Belajar mengolah sampah rumah tangga tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan tetapi juga bisa mengasah kreativitas kita dan meningkatkan kepekaan terhadap barang yang kita beli.

Konsep Smart Home, Tidak Harus Mahal

Feb 28, 2020   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Konsep Smart Home, Tidak Harus Mahal

Anda punya rencana untuk mengubah hunian kearah smart home atau rumah pintar? Hal ini sangat mudah, hanya dengan menggunakan 3 Gadget di smartphone kita dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya.

Seperti yang dikutip dari laman Proptechnesia.com, cukup menggunakan 3 perangkat smart home di smartphone, kita akan dengan mudah mengakses secara otomatis ke berbagai perangkat elektronik di rumah ‘pintar’ Anda.

  1. SMART Wi-Fi Infrared remote controller

Produk elektronik ini merupakan alat paling mendasar untuk rumah ‘pintar’. Dengan smartphone yang difungsikan sebagai remote control, -barang elektronik di rumah jadi makin pintar. Cara setnya sangat mudah, tinggal dikoneksikan melalui aplikasi smart life, lalu alat pemancar infrared yang kita programkan melalui smartphone bisa menggantikan remote TV, AC, DVD dan elektronik lainnya.

Jika sudah dikoneksikan semua perangkat yang sudah dimasukkan tadi bisa diatur waktunya kapan menyala dan kapan mati secara otomatis dengan tab aplikasi atau perintah suara dan Google Now.  Misalnya saat kita ada diluar rumah, kita bisa menggunakan Google Assistant.

 

  1. Smart Wi-Fi Plug

Smart Wi-Fi Plug merupakan tandem dari perangkat mini yang pemakaiannya harus terhubung dengan Wi-Fi di rumah. melalui Smart Wi-Fi Plug kita bisa kreatif memanfaatkan smartphone untuk bisa mematikan charger secara otomatis setelah kira-kira baterai hand phone sudah penuh, selain itu bisa memerintahkan secara jarak jauh dan otomatis akan mati.

Cara penggunaannya harus terhubung dengan Wi-Fi rumah dan masukkan ke aplikasi di smartphone Anda, saat diluar rumah pun anda bisa menggunakan aplikasi ini melalui smartphone Anda.

  1. WI-FI LED Smart Bulb

Produk ketiga adalah fitur penting yang harus ada di dalam rumah adalah Wi-Fi LED Smart Bulb, lampu LED yang bisa dikendalikan dari jarak jauh melalui smartphone. Anda dapat mengubah dari on ke off secara otomatis melalui smartphone, dengan teknologi LED membuat lampu ini sangat hemat energi 8 watt dengan 600 lumens, mempunyai color temperatur di 4000K- 6000 K dibandingkan lampu standar lainnya.

Anda bisa mengatur kecerahan warna lampunya, mode warnanya dan dimatikan otomatis selama lampu terkoneksi jaringan internet.

Investasi Properti di Bassura City

Dec 20, 2017   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Investasi Properti di Bassura City

Belum lama ini, suatu hasil riset situs jual-beli properti online bikin geger orang se-Indonesia: 83% generasi milenial tidak mampu memiliki rumah. Pemicunya sih, harga properti yang terus merangkak naik tidak berbanding lurus dengan pendapatan yang cenderung stagnan.

Selain itu, gaya hidup generasi milenial yang cenderung konsumtif dan tidak suka berinvestasi juga dituding sebagai penyebab mereka berpotensi tidak mampu membeli rumah beberapa tahun ke depan. Duh, kok hasil riset ini mengkhawatirkan ya?

Padahal, investasi itu nggak sulit dilakukan selama ada kemauan. Apa saja investasi yang bisa dipraktikkan generasi milenial? Nah, pas banget saya mendapatkan informasi komprehensif seputar investasi, terutama investasi properti, pada acara talkshow “Peluang & Prospek Investasi di Bassura City” bersama Direktur Mall@Bassura Nina Opposunggu, Advisor Synthesis Development Asnedi, dan konsultan investasi Ahmad Gozali.

Menurut Ahmad, portofolio investasi ada tiga jenis: aset likuid (berupa tabungan, deposito, dan produk perbankan lainnya untuk menjaga cadangan likuiditas dan kebutuhan), bisnis & pasar modal (modal bisnis sendiri atau bisnis orang lain melalui pasar modal, dalam bentuk investasi saham atau reksa dana), dan aset tetap (berupa aset riil, seperti properti dan emas).

Ketiga jenis portofolio ini merupakan instrumen investasi yang “benar” dan bukan investasi bodong. Namun, generasi milenial harus berhati-hati atas penawaran investasi yang tidak masuk akal, yakni menjanjikan keuntungan/return tinggi dalam waktu singkat.

Jadi, generasi milenial alias generasi zaman now tetap perlu berinvestasi meskipun senang-senang jalan terus. Keamanan masa depan perlu dipikirkan sejak dini supaya nggak membebani lingkungan sekitar atau malah menyusahkan diri sendiri nantinya.

Salah satu investasi yang bisa dilirik generasi milenial adalah investasi properti. Soalnya, harga aset riil ini berpotensi naik terus-menerus. Pernah dengar ngga harga rumah turun? Nggak pernah sama sekali kan? Oleh karena itu, instrumen ini berguna untuk investasi: mau ditinggali sebagai hunian atau sumber passive income.

Kata Ahmad, investasi properti itu memberikan 3C:

  • Cashflow: rata-rata nilai sewa 8%-11% dari nilai properti.
  • Capital Gain: rata-rata kenaikan harga properti sebesar 7,71% di kawasan Jabodetabek dan Banten.
  • Collateral: Nilai agunan properti sebesar 80% dari nilai pasar (appraisal).

Salah satu properti yang bisa dipertimbangkan sebagai investasi adalah apartemen Bassura City yang terletak di Jl. Basuki Rahmat No. 1A, Jakarta Timur. Sebagai ex warga Jakarta Timur, lokasi apartemen ini dekat dengan Pasar Gembrong, pasar yang terkenal sebagai pusat mainan anak-anak.

Asnedi dari Synthesis Development, pengembang Bassura City, mengatakan apartemen mixed-use Bassura City ini terbilang strategis karena lokasinya mudah dijangkau dari area pusat bisnis Kuningan-Jend. Sudirman-MH Thamrin. Dari informasi Google Map, jarak antara area Mega Kuningan-Bassura City berkisar 7,3 km yang bisa ditempuh dalam belasan menit tanpa macet.

Nggak hanya dekat dengan kawasan bisnis, Bassura City juga mudah dijangkau dari stasiun kereta Tebet, Cawang, dan Jatinegara, bandara Halim Perdana Kusuma, maupun terminal bis Kampung Rambutan dan Pulo Gadung. Belum lagi akses tol JORR dan Becakayu yang akan beroperasi penuh pada 2018 mendatang.

Nah, biasanya nih pertimbangan lain sebelum membeli properti adalah fasilitas pendidikan dan kesehatan yang terletak di sekitarnya. Ada kampus Universitas Negeri Jakarta, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Jayabaya, dan Universitas Borobudur sedangkan rumah sakitnya ada RS Premier Jatinegara dan RS Hermina Jatinegara.

 

Kebetulan Bassura City masih memiliki 50 unit terbaik yang tersedia untuk dimiliki. Apalagi ada promo menarik untuk memiliki 50 unit terakhir apartemen Bassura City, seperti diskon 20% booking fee u/ pemegang Loyalti Card Mall@Bassura, kredit pemilikan apartemen (KPA) flat rate selama tiga tahun dengan kisaran 4% dari PT Bank Mandiri Tbk, bebas biaya maintenance selama tiga tahun pertama, gratis kitchen set, dan kesempatan mengikuti lucky dip.

Buat yang suka nge-mall, tinggal di Bassura City adalah pilihan yang tepat. Soalnya nih, ada Mall@Bassura yang berlokasi di area yang sama. Nggak perlu keluar ongkos bensin dan parkir buat nge-mall karena Mall@Bassura punya beragam tenant yang dijamin nggak bikin mati gaya, antara lain: Cinema XXI, KFC, Miniso, Inul Vizta, Starbucks, Chicking, Sports Station, dan masih banyak lagi

 

 

Direktur Mall@Bassura Nina Oppasunggu menyebut kehadiran Mall@Bassura ini nggak hanya diperuntukkan untuk penghuni Bassura City tetapi juga warga yang tinggal di area sekitar Jakarta Timur.

“Tahun depan, kami akan memberikan promo dan atraksi menarik untuk pengunjung setia Mall@Bassura, seiring dengan okupansi mall yang akan mencapai 100%,” papar Nina.

Tunggu apa lagi? Yuk, investasi di Bassura City, mixed-use apartment dengan harga yang terjangkau dan dekat dengan pusat bisnis Jakarta.

Sumber : http://www.mrshidayah.com/2017/12/investasi-properti-di-bassura-city.html

Pages:1234567»


Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000


Whatsapp: 0812-3000-508

Hubungi Kami

Marketing Office:
Jl. Basuki Rahmat no. 1A
Jakarta Timur 13410
Telp: +6221-859-10000
Fax: +6221-8591-5050
Whatsapp: 0812-3000-508

Online Help!