Browsing articles tagged with "bassura city Archives - Official Website | Bassura City"

Kunci Keuangan Seimbang untuk Millenial

Feb 18, 2021   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Kunci Keuangan Seimbang untuk Millenial

Kaum millenial pasti sudah tidak asing dengan tren gaya hidup ‘minimalis’, apalagi saat ini tren minimalis bukan sekedar merubah cara hidup sehari-hari namun ternyata bisa sangat membantu kaum muda untuk mulai memiliki keuangan yang seimbang.

Apa hubungannya gaya hidup minimalis dengan kondisi keuangan? Erat! Semakin banyak orang khususnya kaum muda yang tertarik memulai gaya hidup minimalis saat ini. Mereka yang memilih menerapkan gaya hidup minimalis biasanya bergaya hidup sederhana, tinggal di rumah/apartemen yang minimalis, mengurangi jumlah barang dan harta yang dimiliki.

Lantas apa keuntungan dari hidup minimalis? Ini beberapa di antaranya:

  • Mengurangi rasa stress
  • Menghemat uang
  • Lebih mudah membersihkan ruangan karena barang tidak berlebihan
  • Lebih bebas dari keterikatan barang-barang
  • Mengurangi kerusakan lingkungan

Namun, ada sejumlah tantangan yang akan dihadapi dari penerapan gaya hidup minimalis.

Berikut hal penting untuk mewujudkan keuangan yang seimbang :

Gunakan hanya satu kartu kredit

Memiliki satu rekening giro, dan rekening tabungan hanya untuk dana darurat. Hal ini memudahkan untuk mentransfer uang di antara keduanya jika perlu.

Setiap akan mengeluarkan rupiah untuk membeli sesuatu, ajukan pertanyaan pada diri Anda, “Apakah benda ini benar-benar dibutuhkan?”. Jika jawabannya “Tidak”, maka jangan keluarkan uang Anda untuk itu. Sebagai gantinya, uang itu bisa dialokasikan untuk menambah alokasi dana darurat atau tabungan. Bagi mereka yang biasa impulsif, hal ini mungkin sulit dilakukan. Akan tetapi, bukan sebuah hal yang mustahil.

Kelola Pengeluaran

Pengelola situs The Minimalist dan penulis Joshua Fields Millburn & Ryan Nicodemus mengatakan, dalam penganggaran, buat daftar pengeluaran absolut.

Misalnya:

  • Sewa rumah/apartemen atau cicilan rumah/apartemen
  • Premi asuransi kesehatan/kendaraan
  • Bensin
  • Makanan
  • Tabungan (termasuk tabungan pensiun, dana darurat, dana pendidikan anak)
  • Anggaran ponsel (pulsa)
  • Gaya hidup (traveling, gym, yoga, dan lain-lain)

Pengeluaran absolut setiap orang berbeda-beda. Dari daftar itu, coba untuk memangkas yang menurut Anda bisa dihilangkan atau dikurangi alokasinya. Tetapi, ia menekankan, pertimbangkan jika ingin mengurangi alokasi untuk premi asuransi atau tabungan. Kedua komponen pengeluaran ini dinilai penting, sehingga sebaiknya dipertahankan. Bahkan, jika memungkinkan ditambah dari pemotongan alokasi anggaran yang lain.

Kesimpulannya, jalankan dua kunci ini untuk menjalani kehidupan dan keuangan seimbang dengan gaya hidup minimalis :

  • Keluarkan lebih sedikit dari yang Anda dapatkan. Hal ini untuk menjamin kesejahteraan
  • Keluarkan lebih banyak dari yang Anda anggarkan untuk investasi dan tabungan pensiun. Hal ini terkait bagaimana kita mempersiapkan keuangan yang mapan saat tak lagi produktif.

 

Tahukah Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga?

May 6, 2020   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Tahukah Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga?

Mengelola sampah rumah tangga dengan bijak dapat membantu menyelamatkan lingkungan kita.

Tujuan dari pengelolaan sampah adalah untuk merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan atau bahkan memiliki nilai ekonomi.

Sebelum mengerti cara mengelolanya, kita wajib tahu jenis sampah yang sering dikonsumsi rumah tangga. Ada 2 jenis sampah rumah tangga, yaitu sampah organik dan anorganik.

Sampah organik sering disebut sampah basah yang dapat terurai secara alami. Sampah ini berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi, seperti kulit sayur dan buah, cangkang telur, tulang ikan, tulang ayam, dan sebagainya, sedangkan sampah anorganik sering disebut sampah kering yang tidak mudah membusuk dan sangat susah terurai oleh alam seperti sampah plastik, kardus, kertas, hingga barang elektronik.

 

 

Berikut ini adalah beberapa cara mengelola sampah rumah tangga.

  1. Pisahkan tempat sampah organik & anorganik

Sediakan 2 tempat sampah untuk menampung sampah organik & anorganik.

  1. Ganti alas plastik sampah menjadi koran atau kardus

Saat sampah sudah dipilah dengan benar, maka kita tidak perlu lagi alas plastik. Kita bisa menggunakan koran, kardus, atau bahkan tanpa alas, langsung ke tempat sampahnya.

  1. Ubah sampah organik menjadi pupuk kompos

Cara mengolah sampah rumah tangga berbahan organik yang paling ramah lingkungan adalah menjadikannya kompos untuk berkebun. Kalau tidak suka berkebun, kita tetap bisa menyumbangkan kompos kepada organisasi yang bergerak di bidang perkebunan, nantinya sampah-sampah ini akan lebih bermanfaat.

  1. Mendaur ulang sampah anorganik

Membuat D.I.Y dari barang-barang seperti botol bekas menjadi pot tanaman, kaleng menjadi tempat menyimpan bumbu. Selain itu, kamu juga bisa memilah sampah plastik tertutup seperti botol plastik yang dapat di daur ulang dan sampah plastik terbuka yang jika dihancurkan menjadi biji plastik. Kemudian sampah tersebut diberikan ke bank sampah.

  1. Memberikan sisa minyak jelantah ke instansi pengolahan minyak

Jangan pernah menuangkan minyak ke saluran pembuangan dapur ya. Minyak sisa yang dibuang di wastafel bisa menyumbat pipa saluran air dan yang lebih buruk bisa mencemari saluran air di seluruh kota. Minyak jelantah ini bisa disumbangkan, dengan sebelumnya didinginkan dan diletakkan ke dalam wadah agar menjadi biodiesel yang lebih bersih. Biodiesel adalah bahan bakar nontoksin dan dapat terurai sehingga dapat menggerakkan mesin mobil sekaligus membantu lingkungan. Coba cek salah satu instansi yang mengolah minyak jelantah di belijelantah.com.

  1. Mengelola sampah berbahaya

Jangan membuang barang berbahaya dan mengandung kimia seperti baterai atau tinta printer ke tempat sampah biasa. Sampah yang mengandung kimia sangat berbahaya untuk lingkungan. Pisahkan sampah jenis ini dan bawa langsung ke pusat daur ulang sampah sehingga bisa dikelola dengan cara yang tepat.

  1. Minimalisir konsumsi plastik atau sampah lainnya

Hal gampang yang bisa banget kita lakukan adalah kurangi produksi sampah sebisa mungkin. Misal belanja ke pasar bawa tas belanja sendiri, bawa alat makan atau tempat minum sendiri jika bepergian supaya tidak ada plastik yang terbuang. Karena sampah sekecil apapun akan berdampak besar bagi lingkungan kita.

Masalah sampah kini adalah masalah dunia yang penting untuk segera diatasi. Mengingat sampah yang ada dihasilkan oleh semua orang, maka sebaiknya semua orang juga turut aktif melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Nah, kita juga dapat berperan aktif untuk membantu mengatasi masalah sampah dunia yang dimulai dari rumah kita sendiri.

Berkontribusi terhadap lingkungan bisa dimulai dari lingkungan tempat tinggal kita. Belajar mengolah sampah rumah tangga tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan tetapi juga bisa mengasah kreativitas kita dan meningkatkan kepekaan terhadap barang yang kita beli.

Konsep Smart Home, Tidak Harus Mahal

Feb 28, 2020   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Konsep Smart Home, Tidak Harus Mahal

Anda punya rencana untuk mengubah hunian kearah smart home atau rumah pintar? Hal ini sangat mudah, hanya dengan menggunakan 3 Gadget di smartphone kita dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya.

Seperti yang dikutip dari laman Proptechnesia.com, cukup menggunakan 3 perangkat smart home di smartphone, kita akan dengan mudah mengakses secara otomatis ke berbagai perangkat elektronik di rumah ‘pintar’ Anda.

  1. SMART Wi-Fi Infrared remote controller

Produk elektronik ini merupakan alat paling mendasar untuk rumah ‘pintar’. Dengan smartphone yang difungsikan sebagai remote control, -barang elektronik di rumah jadi makin pintar. Cara setnya sangat mudah, tinggal dikoneksikan melalui aplikasi smart life, lalu alat pemancar infrared yang kita programkan melalui smartphone bisa menggantikan remote TV, AC, DVD dan elektronik lainnya.

Jika sudah dikoneksikan semua perangkat yang sudah dimasukkan tadi bisa diatur waktunya kapan menyala dan kapan mati secara otomatis dengan tab aplikasi atau perintah suara dan Google Now.  Misalnya saat kita ada diluar rumah, kita bisa menggunakan Google Assistant.

 

  1. Smart Wi-Fi Plug

Smart Wi-Fi Plug merupakan tandem dari perangkat mini yang pemakaiannya harus terhubung dengan Wi-Fi di rumah. melalui Smart Wi-Fi Plug kita bisa kreatif memanfaatkan smartphone untuk bisa mematikan charger secara otomatis setelah kira-kira baterai hand phone sudah penuh, selain itu bisa memerintahkan secara jarak jauh dan otomatis akan mati.

Cara penggunaannya harus terhubung dengan Wi-Fi rumah dan masukkan ke aplikasi di smartphone Anda, saat diluar rumah pun anda bisa menggunakan aplikasi ini melalui smartphone Anda.

  1. WI-FI LED Smart Bulb

Produk ketiga adalah fitur penting yang harus ada di dalam rumah adalah Wi-Fi LED Smart Bulb, lampu LED yang bisa dikendalikan dari jarak jauh melalui smartphone. Anda dapat mengubah dari on ke off secara otomatis melalui smartphone, dengan teknologi LED membuat lampu ini sangat hemat energi 8 watt dengan 600 lumens, mempunyai color temperatur di 4000K- 6000 K dibandingkan lampu standar lainnya.

Anda bisa mengatur kecerahan warna lampunya, mode warnanya dan dimatikan otomatis selama lampu terkoneksi jaringan internet.

Pages:1234567...117»


Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000


Whatsapp: 0812-3100-8865

Hubungi Kami

Marketing Office:
Jl. Basuki Rahmat no. 1A
Jakarta Timur 13410
Telp: +6221-859-10000
Fax: +6221-8591-5050
Whatsapp: 0812-3100-8865

Online Help!