Serba-serbi Merancang Kamar Mandi

May 2, 2014   //   by BassuraCity.com   //   Blog  //  No Comments

Merancang adalah aktivitas imajinatif yang lalu dituangkan ke dunia nyata setelah dibenturkan dengan banyak fakta terkait. Bedanya dengan mengkhayal, merancang itu measured, terukur. Berangkat dari kreativitas, dipadukan dengan fungsi dan sisi ergonomik serta kultur, maka jadilah sebuah desain. Serba-serbi merancang kamar mandi berarti segala kegiatan, mulai dari menuangkan segenap imaji akan satu space untuk mandi, menyesuaikannya dengan perilaku pengguna, serta memperhitungkan ukuran-ukuran fisiknya.

Berbicara tentang mandi berarti menukil sepotong tentangnya yang menyejarah.

Mandi adalah aktivitas purba dalam kehidupan manusia yang masih dilakukan hingga kini. Riwayatnya panjang, mistis, bagian dari adat-istiadat di pelbagai belahan dunia. Semisal adanya ritual mandi bersama di tempat pemandian istana oleh keluarga kerajaan, atau di sungai dan di danau oleh kalangan jelata, sebagai simbol penyucian diri. Tersebutlah tiga unsur di dalamnya: air, tempat, dan budaya. Jika dikecilkan menjadi sesuatu yang personal, mandi bisa disebut sebagai aktivitas membersihkan diri di salah satu ruang sebuah hunian.

Desain mewadahi perilaku, kebiasaaan, dan keseharian pengguna (user).

Karena itu, kita mengenal adanya jenis kamar mandi kering dan basah. Jika hal ini terluput, akan kita dapati di mana desain akhirnya berjarak dengan pengguna. Itulah sebabnya, sering terjadi di mana kamar mandi dengan bathtub di dalamnya tetap kering sepanjang masa, tak pernah dipakai. Atau sebaliknya, bathtub diperlakukan seperti bak mandi, diisi air hingga penuh lengkap dengan gayung yang mengapung. Sulit memaksa seseorang yang biasa mandi dengan heboh, basah seluruh lantai hingga dinding, untuk mandi secara elegan di bathtup sambil menjaga lantai tetap kering. Jika memang demikian, bahkan bak mandi pun tak diperlukan. Cukuplah sebuah ruangan, sebuah keran, sebuah kloset, dan sebuah wadah (ember/gentong). Murah meriah dari sisi biaya konstruksi serta mudah perawatannya. Apalagi untuk rumah kecil dengan satu dua penghuni supersibuk yang jarang memakai kamar mandi lebih dari sepuluh menit.

Mengenai ukuran, jika ruang yang tersedia cukup luas, kita lebih leluasa dalam menata interior. Namun, jika sebaliknya, perlu disiasati agar kamar mandi tetap nyaman digunakan. Ukuran luas minimal kamar mandi yang disarankan adalah 1,25 m x 1,5 m. Untuk toilet memerlukan ruangan minimal 80 cm x 100 cm, wastafel single 60 cm x 80 cm, bak mandi 60 cm x 60 cm, serta area shower 80 cm x 80 cm. Untuk bathtub tipe memanjang, berukuran sekitar 80 cm x 170 cm, bathtub sudut 140 cm x 140 cm, dan bathtub lingkaran 150 cm x 150 cm. Meski terdapat modifikasi mengenai bentuk dan material, ada standar pabrikasi untuk memudahkan proses konstruksi di mana standar timur tentu berbeda dengan barat.

Bicara mengenai gaya hidup, aktivitas mandi dari yang sifatnya mendasar, kini telah berkembang lebih majemuk. Kejenuhan dalam jebakan rutinitas, ide-ide yang tak mendapat ruang, kemacetan, polusi, dan berbagai persoalan khas kaum urban, menggiring pada kelelahan fisik dan pikiran. Mandi lantas menjadi ruang relaksasi di mana air dianggap sebagai alat terapi paling murah dan ampuh. Air yang mengguyur kepala sering mendatangkan inspirasi. Apalagi ditambah kerlip lilin aromaterapi dengan wewangian yang membelai hidung. Diselingi tegukan jus segar menyehatkan dan latar musik yang memenangkan. Jika demikian, ruang istimewa ini sebaiknya didesain mendetail, komplit, dengan ukuran yang diperhitungkan cermat. Selain furnitur utama, perlu diperhatikan juga ruang penyimpanan peralatan mandi, toiletries, rak buku bacaan, shower head, cermin, dan segala pernak-perniknya. Di sinilah imaji kita bisa bermain: tema, gaya, warna, juga bentuk.

Secara teknis, kamar mandi perlu diperhatikan keamanannya. Pilih material lantai antislip terutama untuk kamar mandi basah. Gunakan keramik warna cerah dan lebar karena potongan kecil-kecil warna gelap justru akan membuat kamar mandi terlihat kelam dan sempit. Pasang lubang angin untuk ventilasi dan skyligt untuk mengurangi penggunaaan lampu, jika memungkinkan. Bersihkan keramik secara berkala dari lumut serta pastikan saluran pembuangan bebas dari sampah. Kamar mandi adalah satu bagian rumah yang paling berpotensi menjadi sumber penyakit jika tidak terjaga kebersihannya.

 

Sumber : Property today

 

Miliki segera unit Apartemen Bassura City Phase 2

 

Untuk keterangan lebih lanjut segera kunjungi :

Kantor Pemasaran Bassura City

Jl. Basuki Rahmat No. 1A, Jakarta 13410

Telp : 021-859-10 000

 

Marketing Galery Bassura City

Kalibata City , Tower Flamboyan, Jakarta

Telp : 021- 2931.7037.

Berikan Komentar:

comments

Leave a comment



Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000
Fax:+6221-8591-5050

Hubungi Kami

Marketing Office:
Jl. Basuki Rahmat no. 1A
Jakarta Timur 13410
Telp: +6221-859-10000
Fax: +6221-8591-5050

Online Help!