Mengapa Investasi di Properti?

Mar 14, 2016   //   by Synthesis   //   Expert Opinion  //  Comments Off on Mengapa Investasi di Properti?

Investasi merupakan sarana untuk meningkatkan nilai kekayaan di masa depan yang dapat diusahakan oleh setiap individu. Properti merupakan salah satu asset investasi yang secara historis memberikan imbal hasil yang baik bagi investor. Apabila Anda masih mencari investasi yang berpeluang memberikan keuntungan dalam bentuk kenaikan modal mau pun penghasilan, maka investasi di properti bisa menjadi pilihan. Mengapa investasi jenis ini menarik? Berikut ini ulasan serta tipsnya.

 

Berdasarkan data yang dirilis oleh Bank Indonesia hingga kuartal III tahun 2015 lalu, pertumbuhan setahun untuk harga properti di Indonesia untuk jenis residensial masih berada di kisaran 5.46%. Tingkat kenaikan ini masih lebih dibandingkan kinerja indeks harga saham gabungan misalnya yang tahun 2015 lalu turun 12.11% selama setahun. Tahun 2016 ini, investasi di properti juga masih diharapkan dapat memberikan hasil yang baik. Penurunan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia di pertengahan bulan Januari ini menjadi 7.25% pun diharapkan dapat memberikan insentif lebih bagi calon pembeli dan investor properti dalam hal keringanan untuk fasilitas pinjaman.

 

Investasi di properti memiliki beberapa potensi keuntungan seperti investor dapat mengharapkan kenaikan modal dari kenaikan harga sejak pembelian hingga penjualan. Selain itu, investor juga bisa menikmati penghasilan pasif bilamana properti yang dimiliki disewakan. Berbicara mengenai investasi properti, maka Anda sebagai calon investor pun sebaiknya memahami risiko yang terkandung. Dalam hal investasi properti, risiko investasi terbesar adalah mengenai likuiditas atau kemudahan penjualan kembali menjadi dana tunai. Oleh sebab itu, sebaiknya calon investor tujuan keuangan dan kesanggupan dalam menerima risiko masing-masing.

 

Tujuan berinvestasi pada asset properti sebaiknya ditetapkan oleh setiap calon investor. Apabila calon investor menginginkan adanya penghasilan berkala dari hasil sewa, maka sebaiknya calon investor memilih jenisproperti yang disukai oleh calon penyewa, berlokasi strategis, dan mudah dalam perawatannya. Salah satu jenis properti yang cocok untuk investasi adalah hunian residensial dalam bentuk apartemen atau kondominium. Calon investor juga dapat memilih jenis apartemen yang sesuai dengan anggaran modal masing-masing karena ketersediaan bangunan yang cukup beragam di berbagai kota di Indonesia.

 

Ada beberapa faktor yang membuat investasi properti pada produk apartemen atau kondominium masih menarik. Pertama, properti termasuk kelas aset fisik yang terlihat oleh calon investor serta sederhana untuk dipahami. Hampir semua calon investor dapat memahami investasi dalam bentuk properti.

 

Kedua, investasi di properti akan menambah jumlah asset kekayaan yang sewaktu-waktu dapat dijadikan agunan. Calon investor dapat memanfaatkan penambahan fasilitas pinjaman dengan agunan properti yang dimiliki untuk berbagai keperluan seperti mencari modal usaha dan lainnya.Sehingga, asset investasi yang dimiliki dapat bertambah dan berakumulasi untuk kebutuhan di masa depan.

 

Ketiga, investasi di properti dapat memberikan penghasilan secara berkala tanpa mengharuskan calon investor bekerja keras. Hal inilah yang kerap dikenal dengan penghasilan pasif. Pada saat Anda memperoleh penghasilan pasif yang jumlahnya setara dengan kebutuhan hidup hariannya, maka Anda dapat dikatakan telah mencapai kemandirian finansial. Selain itu, harga properti secara historis senantiasa mengalami kenaikan secara rata-rata. Oleh sebab itu, calon investor pun berpotensi mendapatkan kenaikan modal di masa depan terutama di hari tua. Dengan demikian, investasi properti adalah salah satu jenis aset yang dapat mendukung seseorang meraih kemandirian finansial di masa depan.

 

Dengan berbagai pertimbangan diatas, maka sudah selayaknya seorang Anda juga memasukkan properti dalam daftar portofolio aset investasinya. Sesuai dengan prinsip investasi yaitu don’t put your eggs in one basket, maka Anda sebaiknya menyebar dana investasi di berbagai jenis aset investasi. Sebelum memutuskan pembelian properti, pastikan Anda telah menghitung kemampuan finansial masing-masing agar tidak terjadi kredit macet di kemudian hari dan mencocokkan investasi ini dengan tujuan keuangan Anda. Selamat berinvestasi.

 

Salam,

Prita Hapsari Ghozie, SE. MCom.,GCertFP, CFP

‎Founder & Chief Planner at ZAP Finance, Published Writer, Financial Trainer & Speaker – ‎ZAP Finance

Berikan Komentar:

comments

.



Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000
Fax:+6221-8591-5050

Hubungi Kami

Marketing Office:
Jl. Basuki Rahmat no. 1A
Jakarta Timur 13410
Telp: +6221-859-10000
Fax: +6221-8591-5050

Online Help!