Browsing articles in "News"

Buat Apartemen Lebih Hijau

Jun 25, 2019   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Buat Apartemen Lebih Hijau

Tinggal di apartemen seperti di Bassura City dengan lahan terbatas tak seharusnya menghentikan hobi dan kreativitas dalam berkebun. Berkebun kini tidak selalu membutuhkan lahan yang luas tetapi bisa memaksimalkan hunian dengan keterbatasan lahan seperti apartemen. Hasilnya? Tentu bisa maksimal dengan mengkreasikan setiap sudut, agar tanaman bisa memberikan warna baru pada apartemen yang Anda tinggali.

Karena yang wajib kita tahu berada dekat dengan tanaman akan membuat tenang, nyaman rileks dan stres berkurang

Apa saja jenis tanaman yang kiranya sesuai untuk ditanam pada di apartemen? Mari simak informasinya dibawah ini, ya!

Tanaman hidroponik

Tergolong tanaman yang simple karena cara menanamnya bisa tanpa tanah. Teknik menanam hidroponik ini adalah cara menanam yang sesuai untuk hunian tanpa halaman sama sekali, seperti apartemen. Untuk lokasi, Anda bisa meletakkan tanaman hidroponik ini di meja ruang tamu, dapur, atau balkon.

 

Terrarium

Salah satu jenis tanaman yang unik karena diletakan pada tempat kaca sehingga dapat mempercantik keindahan dari tanaman Terrarium sendiri. Untuk lokasi penempatan, terrarium bisa diletakkan di ruang tamu atau kamar karena bentuknya sangat unik.

Tanaman Gantung

Dinding apartemen bisa dimanfaatkan untuk meletakan tanaman gantung, yang terpenting ada sinar matahari yang cukup. Tanaman gantung di apartemen cukup cepat, simpel, dan murah. Bisa pilih jenis tanaman yang disuka tapi padukan dengan kaktus karena tanaman ini tidak butuh banyak air untuk bertahan hidup.

 

Manfaatkan Fasilitas Agar Puasa Tetap Fit

May 23, 2019   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Manfaatkan Fasilitas Agar Puasa Tetap Fit

Berpuasa adalah salah satu cara untuk melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Namun proses detoksifikasi ini tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan penerapan gaya hidup sehat selama puasa. Hal ini dilakukan agar Anda tetap sehat dan fit saat puasa.

Meskipun harus menahan lapar dan asupan energi tubuh akan cepat berkurang selama menjalani puasa, namun sebaiknya jangan hanya bermalas-malasan dan meninggalkan olahraga. Takut lemas atau bingung mengatur waktunya?

Kapan waktu terbaik untuk work out?
Waktu terbaik untuk olahraga di bulan Ramadan adalah beberapa saat sebelum matahari terbenam atau menjelang buka puasa. Tapi, jika jadwal kamu tidak memungkinkan, baik juga bila berolahraga sekitar satu jam setelah buka puasa karena makanan telah terserap tubuh dan memberikan energi yang dibutuhkan.
Berapa lama waktu olahraga yang disarankan?
Sebaiknya diawali mulai dengan target waktu yang singkat dulu saja, sekitar setengah jam. Begitu tubuh sudah terbiasa dengan pola selama puasa, kamu bisa menambah durasi olahraga menjadi sekitar satu jam.

Olahraga apa yang sebaiknya dilakukan?

Olahraga di bulan puasa lebih untuk menjaga agar tubuh tetap bugar secukupnya saja. Selama tidak membuat tubuh tersiksa, bisa melakukan latihan fisik seperti strength training atau olahraga kardio yang tidak memforsir tubuh. Bila ingin melakukan latihan yang lebih intens, lakukan setelah buka puasa.
Untuk yang sehari-hari tidak rutin melakukan fitness pun, masih bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau stretching.

Untuk penghuni apartemen Bassura City ini waktunya untuk memanfaatkan segala fasilitas kebugaran yang disediakan di Bassura City. Anda bisa melakukan latihan fitness ringan di Gym, berenang di kolam renang, bahkan untuk yang ingin sekedar olahraga ringan bisa melakukan jogging di Jogging track yang ada di Bassura City. Yuk, bantu detoksifikasi tubuh Anda saat puasa dengan ditambah olahraga ringan supaya tubuh lebih segar dan sehat.

Apartemen Untuk Siapa ?

Apr 15, 2019   //   by Synthesis   //   News  //  Comments Off on Apartemen Untuk Siapa ?

Ada satu kata kunci yang menjadi pertimbangan utama kenapa mereka memilih apartemen. Simple! Tinggal di apartemen lebih simple selain itu juga lebih tenang, lebih nyaman, dan lebih produktif. Karenanya siap tidak siap, kaum perkotaan akan mulai terbiasa dengan gaya hidup tinggal di apartemen.

Beberapa bulan yang lalu, saya bertemu dengan pembeli sebuah apartemen di bilangan jalan protokol. Dari raut mukanya, meskipun sudah terlihat tua namun dia masih terlihat segar di usianya yang telah menginjak 70 tahun. Usut punya usut ternyata dia adalah seorang pengusaha yang juga masih menjalankan perusahaannya meskipun tidak terlalu aktif lagi. Dia datang bersama dengan istrinya dalam sebuah peluncuran apartemen, harga apartemen yang ditawarkan pun di atas Rp 3 miliaran. Dia duduk layaknya calon pembeli yang menunggu antrian nomer pemesanan. Belum lama berbincang, saya sudah mengetahui mengapa mereka ingin sekali membeli apartemen. Apakah gaya hidup kaum senior perkotaan ini sudah mulai berubah? Apakah karena gengsi?

“Bapak rencananya untuk tinggal?” tanya saya ingin memastikan.
“Iya istri saya maunya tinggal disini,” jawabnya sambil tersenyum melihat istrinya.
“Anak-anak sudah di luar semua yah Pak,” timpal saya.
“Kok tahu?” kata si Bapak sedikit terkejut. Saya pun hanya tersenyum.

Fenomena seperti ini sudah mulai banyak terjadi dalam penjualan sebuah apartemen. Para orang tua yang telah terbiasa tinggal di perkotaan dan bahkan telah mempunyai rumah yang besar pun mulai melirik untuk tinggal di apartemen. Bahkan ada yang menjual rumahnya untuk pindah ke apartemen. Bukan karena mereka butuh uang, namun lebih dikarenakan tinggal di apartemen lebih simple.

Di rumahnya yang besar mereka mempunyai halaman yang luas, tanaman yang banyak, ruang kamar yang banyak. Setelah para anaknya menikah atau sekolah di luar negeri, rumahnya menjadi kosong. Usia pun semakin tua sehingga mereka kerepotan mengurus rumahnya yang besar. Kalaupun mereka ingin jalan-jalan ke luar, agak kurang nyaman bila rumah ditinggal tanpa penghuni. Meskipun mereka mampu untuk mencari pembantu lagi, namun banyak juga yang tidak memilih hal tersebut.

Nah, ternyata dengan tinggal di apartemen, mereka mengharapkan dapat lebih tenang dan tidak perlu repot mengurus rumahnya yang besar. Kalaupun ingin bersantai, mereka hanya perlu ke taman di lingkungan apartemennya. Karena ternyata di sekitar rumahnya yang dulu pun sangat sedikit terdapat taman yang tenang dan aman. Mereka pun bisa menghabiskan makan dan berbelanja di pusat-pusat komersial yang disediakan oleh apartemen yang ingin dibelinya ini.

Apakah semua seperti ini? Tentunya tidak demikian, namun pasar apartemen seperti ini ternyata cukup banyak di perkotaan, lebih lagi bila mereka masih aktif untuk mengawasi perusahaan atau sekedar memimpin pertemuan-pertemuan. Lokasi apartemen di perkotaan tentunya lebih memadai dibandingkan dengan memilih rumah baru di luar Jakarta.

Ternyata gaya hidup simple ini pun mulai digandrungi para eksekutif muda yang bekerja di perkotaan. Apartemen yang simple tidak mengharuskan ada pembantu, tapi cukup untuk ‘tidur’ dan beraktifitas dan yang penting relatif masih dekat dengan tempat kerja atau bisnisnya. Pastinya akan lebih produktif bila para eksekutif muda ini tinggal di apartemen. Kebutuhan apartemen di tengah kesibukan bisnis di perkotaan khususnya Jakarta ‘memaksa’ kita untuk memilih hunian di apartemen. Bagaimana dengan kaum urban yang belum bisa membeli apartemen? Tentunya pasar sewa di tengah perkotaan seperti Jakarta, sangat besar. Kalaupun belum mampu membeli apartemen, mereka akan menyewanya. Bisa di apartemen atau kos-kosan. Namun untuk kalangan eksekutif yang lebih bermodal umumnya lebih memilih apartemen dibandingkan kos-kosan karena lebih private. Apartemen yang dipilih untuk disewa pun tidak harus yang mewah-mewah sekali. Cukup tipe studio atau 1 kamar tidur dengan harga sewa Rp 35 – 50 juta/tahun. Dengan harga sewa tersebut maka tentunya para eksekutif bergaji di atas Rp 7,5 juta/bulan yang mampu menyewanya. Bagi segmen karyawan banyak juga yang memilih apartemen dengan harga sewa di bawah itu.

Bahkan bagi pasangan muda pun banyak yang mulai beralih ke apartemen. Mereka pun mempunyai waktu yang berkualitas beserta keluarga dan anak-anak mereka, daripada memilih hunian di luar Jakarta dengan waktu tempuh yang cukup menyita waktu. Bagi pasangan seperti ini tipe apartemen 1 atau 2 kamar tidur akan menjadi prioritas pilihan.

Dari kesimpulan semua pembeli atau penyewa apartemen, ada satu kata kunci yang menjadi pertimbangan utama kenapa mereka memilih apartemen. Simple! Tinggal di apartemen lebih simple selain itu juga lebih tenang, lebih nyaman, dan lebih produktif. Karenanya siap tidak siap, kaum perkotaan akan mulai terbiasa dengan gaya hidup tinggal di apartemen.

*Tulisan ini hasil kerjasama Synthesis Development dan Ali Tranghanda Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) untuk Bassura City

Pages:«1234567...41»

News Categories



Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000


Whatsapp: 0812-3000-508

Hubungi Kami

Marketing Office:
Jl. Basuki Rahmat no. 1A
Jakarta Timur 13410
Telp: +6221-859-10000
Fax: +6221-8591-5050
Whatsapp: 0812-3000-508

Online Help!