Browsing articles in "Expert Opinion"

Tax Amnesty

Dec 7, 2016   //   by Synthesis   //   Expert Opinion  //  Comments Off on Tax Amnesty

Secara makro, penerapan tax amnesty diharapkan dapat memberikan percepatan terhadap pergerakan

ekonomi nasional. Masuknya dana repatriasi melalui penerapan tax amnesty akan meningkatkan

likuiditas bagi pendanaan pembangunan ekonomi dalam negeri. Hal ini akan semakin menggerakan

aktifitas ekonomi diberbagai sektor sehingga pada akhirnya akan mendorong kepada pertumbuhan

ekonomi nasional yang lebih baik.

 

Telah terbukti bahwa membaiknya pertumbuhan ekonomi mempunyai korelasi yang positif terhadap

pergerakan pasar properti baik sektor komersial maupun residensial. Sehingga tidak dapat dipungkiri

bahwa penerapan tax amnesty dalam jangka panjang akan memberikan dampak positif terhadap sektor properti nasional.

 

Penerapan tax amnesty akan memberikan kesempatan kepada investor properti untuk mengevaluasi

dan memperbaiki pelaporan pajak dan assetnya selama ini. Dengan demikian mereka akan memiliki

kepercayaan dan ketenangan dalam melakukan transaksi selanjutnya disektor properti. Sehingga

ditengah masih rendahnya tingkat penyerapan sektor properti saat ini, kebijakan tax amnesty

diharapkan akan menjadi stimulus bagi peningkatan transaksi sektor properti, khususnya di kelas

menengah atas sampai atas.

 

Tentunya semua ini akan berjalan dengan baik jika respon positif ditunjukan oleh para wajib pajak

terhadap penerapan tax amnesty ini.

 

Salam

Tommy H. Bastami, Director of Coldwell Banker Commercial Strategic Advisory

Property Market Insight Prajawangsa City

Jun 23, 2016   //   by Synthesis   //   Expert Opinion  //  Comments Off on Property Market Insight Prajawangsa City

Diawali dengan adanya relokasi beberapa perusahaan minyak dan consumer goods diakhir tahun 90an, gedung perkantoran sepanjang koridor TB Simatupang terus menunjukan pertumbuhan yang sangat signifikan dalam 5 tahun terakhir ini. Saat ini tercatat sekitar 586,800 m2 ruang perkantoran telah

beroperasi di sepanjang TB Simatupang yang berasal dari sekitar 20 gedung perkantoran. Dalam 5 tahun

terakhir ini, sektor perkantoran di sepanjang koridor TB Simatupang tumbuh sebesar 21% per tahunnya.

 

Pertumbuhan ini masih akan terus berlangsung sehubungan masih ada sekitar 225.000 m2 ruang

perkantoran yang akan mulai beroperasi sampai 2 tahun kedepan.

 

Pertumbuhan aktifitas bisnis di koridor TB Simatupang ini kemudian diantisipasi oleh pengembangan

sektor residensial baik vertikal maupun horisontal dalam rangka mengakomodasi kebutuhan hunian

pekerja. Khusus untuk pengembangan apartemen, saat ini ada sekitar 715 unit apartemen yang sudah

beroperasi sepanjang koridor TB Simatupang dan umumnya masih berupa apartemen yang sudah lama

terbangun. Sementara itu terdapat lebih dari 1.500 unit unit apartemen yang sudah dipasarkan dan

masih dalam proses konstruksi.

 

Pemenuhan kebutuhan hunian ini tidak hanya diantisipasi oleh proyek-proyek disepanjang koridor TB

Simatupang saja, tetapi juga lokasi-lokasi lain yang memiliki kedekatan dan aksesibilitas yang baik ke TB

Simatupang, dimana salah satunya adalah wilayah Cijantung.

 

Selain mengakomodasi kebutuhan hunian bagi aktifitas bisnis sepanjang koridor TB Simatupang,

pengembangan properti di wilayah Cijantung juga dimaksudkan untuk menangkap potensi pasar dari

industri-industri yang telah lebih dahulu tumbuh disepanjang Jl. Raya Bogor. Tercatat puluhan industri

telah tumbuh di sepanjang Jl. Raya Bogor yang meliputi industri di sektor consumer good, manufaktur,

makanan, garment, dan farmasi. Selain industri eksisting, tercatat pula sekitar 64.000 m2

pengembangan industri dan pergudangan yang akan masuk di sekitar wilayah Cijantung dalam jangka

waktu 2 tahun kedepan.

 

Wilayah Cijantung juga memiliki kedekatan dengan tol Cijago yang saat ini sudah dalam tahap

pengembangan. Diharapkan dengan beroperasinya tol Cijago ini, aksesibilitas Cijantung ke area-area

lainnya di Jabodetabek akan semakin baik.

 

Dengan karakteristik wilayah seperti diatas, Cijantung memiliki potensi sebagai area penyanggah yang

dapat mengakomodasi kebutuhan hunian dan komersial bagi aktifitas bisnis dan industri disekitarnya.

Prajawangsa City sebagai suatu superblock dengan pengembangan apartemen dan pusat perbelanjaan

di dalamnya dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan hunian dan komersial dengan

aksesibilitas yang baik terhadap aktifitas bisnis di koridor TB Simatupang dan industri di sepanjang Jl.

Raya Bogor.

 

Selain sinergi dan integrasi yang terjadi antara setiap komponen pengembangan di dalam superblock,

aksesibilitas yang semakin baik dengan beroperasinya tol Cijago akan memperluas pangsa pasar

Prajawangsa City mencakup ke berbagai wilayah lain di Jabodetabek.

Salam

Tommy H. Bastami, Director of Coldwell Banker Commercial Strategic Advisory

 

Mengapa Investasi di Properti?

Mar 14, 2016   //   by Synthesis   //   Expert Opinion  //  Comments Off on Mengapa Investasi di Properti?

Investasi merupakan sarana untuk meningkatkan nilai kekayaan di masa depan yang dapat diusahakan oleh setiap individu. Properti merupakan salah satu asset investasi yang secara historis memberikan imbal hasil yang baik bagi investor. Apabila Anda masih mencari investasi yang berpeluang memberikan keuntungan dalam bentuk kenaikan modal mau pun penghasilan, maka investasi di properti bisa menjadi pilihan. Mengapa investasi jenis ini menarik? Berikut ini ulasan serta tipsnya.

 

Berdasarkan data yang dirilis oleh Bank Indonesia hingga kuartal III tahun 2015 lalu, pertumbuhan setahun untuk harga properti di Indonesia untuk jenis residensial masih berada di kisaran 5.46%. Tingkat kenaikan ini masih lebih dibandingkan kinerja indeks harga saham gabungan misalnya yang tahun 2015 lalu turun 12.11% selama setahun. Tahun 2016 ini, investasi di properti juga masih diharapkan dapat memberikan hasil yang baik. Penurunan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia di pertengahan bulan Januari ini menjadi 7.25% pun diharapkan dapat memberikan insentif lebih bagi calon pembeli dan investor properti dalam hal keringanan untuk fasilitas pinjaman.

 

Investasi di properti memiliki beberapa potensi keuntungan seperti investor dapat mengharapkan kenaikan modal dari kenaikan harga sejak pembelian hingga penjualan. Selain itu, investor juga bisa menikmati penghasilan pasif bilamana properti yang dimiliki disewakan. Berbicara mengenai investasi properti, maka Anda sebagai calon investor pun sebaiknya memahami risiko yang terkandung. Dalam hal investasi properti, risiko investasi terbesar adalah mengenai likuiditas atau kemudahan penjualan kembali menjadi dana tunai. Oleh sebab itu, sebaiknya calon investor tujuan keuangan dan kesanggupan dalam menerima risiko masing-masing.

 

Tujuan berinvestasi pada asset properti sebaiknya ditetapkan oleh setiap calon investor. Apabila calon investor menginginkan adanya penghasilan berkala dari hasil sewa, maka sebaiknya calon investor memilih jenisproperti yang disukai oleh calon penyewa, berlokasi strategis, dan mudah dalam perawatannya. Salah satu jenis properti yang cocok untuk investasi adalah hunian residensial dalam bentuk apartemen atau kondominium. Calon investor juga dapat memilih jenis apartemen yang sesuai dengan anggaran modal masing-masing karena ketersediaan bangunan yang cukup beragam di berbagai kota di Indonesia.

 

Ada beberapa faktor yang membuat investasi properti pada produk apartemen atau kondominium masih menarik. Pertama, properti termasuk kelas aset fisik yang terlihat oleh calon investor serta sederhana untuk dipahami. Hampir semua calon investor dapat memahami investasi dalam bentuk properti.

 

Kedua, investasi di properti akan menambah jumlah asset kekayaan yang sewaktu-waktu dapat dijadikan agunan. Calon investor dapat memanfaatkan penambahan fasilitas pinjaman dengan agunan properti yang dimiliki untuk berbagai keperluan seperti mencari modal usaha dan lainnya.Sehingga, asset investasi yang dimiliki dapat bertambah dan berakumulasi untuk kebutuhan di masa depan.

 

Ketiga, investasi di properti dapat memberikan penghasilan secara berkala tanpa mengharuskan calon investor bekerja keras. Hal inilah yang kerap dikenal dengan penghasilan pasif. Pada saat Anda memperoleh penghasilan pasif yang jumlahnya setara dengan kebutuhan hidup hariannya, maka Anda dapat dikatakan telah mencapai kemandirian finansial. Selain itu, harga properti secara historis senantiasa mengalami kenaikan secara rata-rata. Oleh sebab itu, calon investor pun berpotensi mendapatkan kenaikan modal di masa depan terutama di hari tua. Dengan demikian, investasi properti adalah salah satu jenis aset yang dapat mendukung seseorang meraih kemandirian finansial di masa depan.

 

Dengan berbagai pertimbangan diatas, maka sudah selayaknya seorang Anda juga memasukkan properti dalam daftar portofolio aset investasinya. Sesuai dengan prinsip investasi yaitu don’t put your eggs in one basket, maka Anda sebaiknya menyebar dana investasi di berbagai jenis aset investasi. Sebelum memutuskan pembelian properti, pastikan Anda telah menghitung kemampuan finansial masing-masing agar tidak terjadi kredit macet di kemudian hari dan mencocokkan investasi ini dengan tujuan keuangan Anda. Selamat berinvestasi.

 

Salam,

Prita Hapsari Ghozie, SE. MCom.,GCertFP, CFP

‎Founder & Chief Planner at ZAP Finance, Published Writer, Financial Trainer & Speaker – ‎ZAP Finance

Pages:«12


Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000
Fax:+6221-8591-5050

Hubungi Kami

Marketing Office:
Jl. Basuki Rahmat no. 1A
Jakarta Timur 13410
Telp: +6221-859-10000
Fax: +6221-8591-5050

Online Help!