2 Tips Memilih Rumah Untuk Pasangan Muda

Nov 25, 2014   //   by Synthesis   //   Blog  //  No Comments

Hal yang paling dimimpikan oleh pasangan muda adalah mempunyai rumah sendiri tanpa harus merepotkan orangtuanya. Namun, keinginan ini sulit terwujud karena harga properti yang melambung tinggi saat ini. Lalu, bagaimana solusi untuk masalah ini?

Rumah-Minimalis-terbaru-2014

Berikut ini adalah tips untuk memiliki rumah sendiri dengan pendekatan Credit Power atau Buying Power. Untuk mempermudah Anda, berikut ini ada sebuah contoh kasus.

Sepasang suami istri Toni dan Tata memiliki join income sebesar Rp 6 juta per bulan. Masa kerja <1 tahun, belum memiliki SPT, dan belum punya kartu keluarga. Mereka menginginkan rumah kecil dan sehat di perumahan murah yang layak.

Pertama, hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih rumah adalah kemampuan finansial Anda. Jangan memaksakan kemampuan finansial untuk membeli rumah yang di luar daya beli Anda. Pendekatan untuk menghitung kemampuan finansial adalah sebagai berikut

Menghitung Credit Power
Bank biasanya akan menyetujui cicilan jika tidak lebih dari sepertiga gaji per bulan. Misalnya, gaji total Anda dan pasangan adalah Rp 6 juta. Maka, cicilan yang akan disetujui oleh bank tidak lebih dari Rp 2 juta per bulan. Jika Anda akan membeli rumah dari KPR, cicilan kredit rumah biasanya sepertiga total gaji. Walaupun demikian, beberapa bank ada yang memberikan credit power hingga 40 persen atau bahkan 50 persen. Sebagai contoh perhitungan kredit dengan bunga 14 persen per tahun dengan waktu 15 tahun. Anda bisa meminjam Rp 100 juta untuk income Rp 4 juta, Rp 150 juta untuk income 6 juta, dan 200 juta untuk income Rp 8 juta.

Menghitung Buying Power
Biasanya, bank hanya akan mendanai 80 persen dari harga rumah. Jadi Anda harus mencari 20 persen sisanya. Dengan contoh kasus di atas, buying powernya adalah 150 juta. Nominal tersebut adalah 80 persennya sehingga harga rumah tertinggi yang dapat diperoleh berada di kisaran Rp 187,5 juta atau DP sebesar Rp 37,5 juta. Buying power = DP + administrasi. Pada contoh di atas, first payment-nya Rp 37,5 juta + Rp 10 juta (5% dari harga rumah untuk biaya administrasi. Jadi total budget yang perlu disiapkan adalah Rp 47,5 juta.

Setelah mengetahui kisaran harga rumah yang akan disetujui bank, baru Anda mencari rumah yang diinginkan. Anda dapat memilih rumah baru maupun second. Rumah baru hitungannya lebih mudah, tetapi pilihannya terbatas. Selain itu, waktu tunggu rumah tersebut juga cukup lama. Bahkan beberapa perumahan besar memasang tenggang waktu sampai 2 tahun. Sementara itu, rumah second adalah pilihan yang menarik. Membeli rumah second sama dengan Anda membeli lingkungan dan masyarakat yang sudah jadi. Selain itu, rumah ini juga bisa langsung ditempati

Tips
1.  Jangka waktu: Sebaiknya cicilan <15 tahun

2. Rumah second: Ini lebih menguntungkan daripada rumah baru. Jika ingin membeli rumah second sebaiknya pilih rumah yang usianya <10 tahun

3. Lokasi: Lebih baik memilih rumah kecil tetapi jelas saranan prasarana dan keamanannya

Sumber : Popeti.com

Miliki segera unit Apartemen Bassura City Phase 2

Untuk keterangan lebih lanjut segera kunjungi :
Kantor Pemasaran Bassura City
Jl. Basuki Rahmat No. 1A, Jakarta 13410
Telp : 021-859-10 000

Marketing Galery Bassura City
Kalibata City , Tower Flamboyan, Jakarta
Telp : 021- 2931.7037.

Berikan Komentar:

comments

Leave a comment



Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000
Fax:+6221-8591-5050

Hubungi Kami

Marketing Office:
Jl. Basuki Rahmat no. 1A
Jakarta Timur 13410
Telp: +6221-859-10000
Fax: +6221-8591-5050

Online Help!